Lokasi Berbahaya dan Tidak Lazim yang Digunakan Sebagai Tempat Tinggal Oleh Manusia

Manusia merupakan makhluk yang gemar sheva estate menjelajah dan menjajal hal baru. Itulah sebabnya sekarang pemukiman manusia bisa dijumpai di bermacam belahan Bumi, termasuk di lokasi-lokasi ekstrim yang oleh orang lain dianggap tidak mungkin untuk ditinggali. Berikut ini adalah perumpamaan berasal dari lokas-lokasi ekstrim tersebut.

Dasar Danau Kering

Aztek adalah nama berasal dari sebuah kerajaan yang pernah berdiri di wilayah Meksiko. Saat masih berdiri, bangsa Aztek membangun ibukotanya di tengah-tengah Danau Texcoco. Pada th. 1521, Aztek mengalami keruntuhan setelah ibukotanya ditaklukkan oleh bangsa Spanyol. Saat sudah berhasil menaklukkan ibukota Aztek, bangsa Spanyol mencoba memperluas kota selanjutnya sehingga bisa dihuni oleh lebih banyak orang. Permasalahannya adalah ibukota Aztek dibangun di tengah-tengah danau sehingga tidak banyak lahan yang masih tersedia untuk menampung lebih banyak orang. Namun bangsa Spanyol tidak berkenan menyerah. Mereka memutuskan untuk mengeringkan danau selanjutnya dan mendirikan bangunan-bangunan baru di dasar danau yang sudah kering. Mexico City yang sekarang jadi ibukota negara Meksiko merupakan hasil berasal dari jerih payah bangsa Spanyol dan penerusnya di tanah Meksiko. Separuh berasal dari wilayah Mexico City didirikan di atas bekas danau yang sudah mengering. Namun didalam jangka panjang, tindakan mengeringkan danau untuk dijadikan lahan pemukiman ternyata membawa pengaruh negatif tersendiri. Pada th. 1985, berjalan gempa bumi hebat yang merobohkan begitu banyak bangunan di Mexico City. Belakangan diketahui kecuali banyaknya bangunan roboh berjalan karena tanah yang tersedia di bekas danau selanjutnya tidak lumayan stabil untuk meredam guncangan gempa. Sebagai akibatnya, rumah-rumah yang dibangun di bekas dasar danau pun jadi tumbalnya waktu gempa bumi menerjang.

Bekas Properti Film

Siapa yang tidak sadar Star Wars? Itu adalah nama berasal dari seri film yang bercerita tentang konflik di luar angkasa pada Galactic Empire melawan kawanan pemberontak. Karena film ini menampilkan adegan-adegan pertempuran di luar angkasa bersama dengan begitu megah, Star Wars pun kini jadi tidak benar satu seri film bertema luar angkasa yang paling tenar di dunia. Satu berasal dari sekian banyak film Star Wars yang pernah dibikin adalah film berjudul The Phantom Menace yang dirilis terhadap th. 1999. Film ini merupakan tidak benar satu film paling penting didalam kisah seri Star Wars karena bercerita tentang asal usul Anakin Skywalker, sosok asli di balik tokoh jahat Darth Vader. Di didalam film tersebut, Anakin diceritakan tinggal di sebuah kota padang pasir yang bernama Mos Espa. Supaya kota selanjutnya muncul seperti kota sungguhan, kru film Star Wars memicu miniatur kota di tengah-tengah padang pasir Tunisia, suatu negara di Afrika Utara yang berseberangan langsung bersama dengan Benua Eropa. Ada lebih berasal dari 15 bangunan menyerupai rumah yang dibangun oleh kru film untuk setting Mos Espa. Saat aktivitas pengambilan gambar sudah selesai, miniatur kota selanjutnya ditinggalkan dan dibiarkan terbengkalai begitu saja oleh kru film. Melihat hal tersebut, sejumlah warga lokal lantas berinisiatif gunakan miniatur kota selanjutnya sebagai tempat tinggalnya. Salah seorang di pada mereka lebih-lebih berjualan cendera mata bersama dengan gunakan reputasi tempat selanjutnya sebagai bekas wilayah pengambilan film.

Bunker

Bunker adalah bangunan kecil yang disempurnakan bersama dengan dinding tidak tipis untuk kepentingan perlindungan. Fungsi utama bunker adalah sebagai tempat berlindung waktu berjalan perang. Bunker yang disempurnakan bersama dengan jendela termasuk bisa digunakan oleh tentara untuk menembak musuh tanpa kuatir bakal tertembak balik. Albania yang terletak di seberang timur Italia adalah tidak benar satu negara bersama dengan jumlah bunker terbanyak di dunia. Pasalnya waktu negara selanjutnya masih dipimpin oleh diktator Enver Hoxha, Hoxha merasa kuatir kecuali negaranya bakal diinvasi oleh negara-negara tetangganya. Sebagai antisipasi kecuali suatu hari Albania sangat diinvasi, Hoxha pun memerintahkan pembangunan bunker secara besar-besaran di semua wilayah Albania. Hoxha meminta kecuali suatu hari nanti negaranya sangat diinvasi, rakyat Albania bisa beramai-ramai gunakan bunker selanjutnya sebagai tempat untuk berlindung dan membela negaranya. Ketakutan Hoxha selanjutnya terhadap pada akhirnya tidak pernah terwujud karena sampai akhir hayatnya, tidak tersedia negara yang menginvasi Albania. Diperkirakan tersedia lebih berasal dari 170 ribu bunker yang dibangun di wilayah Albania. Bunker-bunker selanjutnya bentuknya menyerupai pondok kecil beratap bundar. Tahun 90-an, Albania dilanda krisis ekonomi parah. Sebagai akibatnya, banyak penduduk Albania yang terpaksa hidup terlunta-lunta karena tidak mempunyai tempat tinggalnya sendiri. Bunker-bunker yang kini teronggok tak terpakai selanjutnya lantas digunakan oleh sejumlah kaum tuna wisma Albania sebagai tempat tinggalnya.

Bawah Tanah

Jika bicara soal makhluk yang membangun rumah di bawah tanah, maka anda barangkali cuma bakal memikirkan hewan-hewan seperti semut atau tikus tanah. Faktanya, manusia ternyata termasuk tersedia yang membangun rumah di bawah tanah. Mereka yang tinggal di bawah tanah lebih-lebih sudah melakukannya sepanjang ratusan tahun. Di Turki, tersedia kompleks pemukiman yang dibangun di bawah tanah. Derinkuyu adalah nama berasal dari kota bawah tanah tersebut. Kota selanjutnya awalannya dibangun oleh penduduk setempat untuk jauhi pengaruh munculnya perang pada Romawi Timur dan bangsa Arab yang berjalan terhadap abad ke-8 sampai abad ke-12. Derinkuyu berada 60 meter di bawah permukaan tanah. Kota ini memilki kekuatan tampung capai 20 ribu orang. Supaya bisa membantu kehidupan penduduk sebanyak itu, penduduk Derinkuyu jalankan praktek budidaya hewan di kota bawah tanah tersebut. Karena terletak di bawah tanah, rumah-rumah penduduk Derinkuyu muncul seperti pertalian ruangan dan lorong raksasa. Selain rumah, Derinkuyu termasuk disempurnakan bersama dengan fasilitas-fasilitas lazim seperti gudang minuman anggur, sekolah, sampai tempat berdoa. Penduduk berasal dari golongan elit tinggal di wilayah yang letaknya lebih dekat bersama dengan permukaan tanah. Kota Derinkuyu sempat ditinggalkan oleh penghuninya terhadap th. 1923 menyusul keluarnya kebijakan pertukaran penduduk pada Yunani dan Turki. Baru terhadap th. 1963, keberadaan Derinkuyu diketahui kembali. Sekarang, Derinkuyu jadi tempat wisata yang bisa dikunjungi oleh siapapun. Namun cuma bagian atas Derinkuyu yang bisa diakses oleh wisatawan.

Tepi Jurang

Tinggal di tepi jurang bukanlah hal yang terpikir di benak biasanya orang waktu memikirkan wilayah tempat tinggal yang ideal. Namun hal selanjutnya tidak berlaku bagi para penghuni Kuil Xuankong yang terletak di China utara. Pasalnya kuil merangkap asrama ini dibangun tepat di tepi jurang bersama dengan pondasi pilar kayu. Karena Kuil Xuankong muncul seolah-olah tergantung di tepi tebing, kuil yang mengenai termasuk dikenal bersama dengan nama Kuil Gantung. Meskipun muncul berbahaya, tersedia alasan tersendiri mengapa kuil Buddha selanjutnya dibangun di tempat seekstrim itu. Karena tebing yang jadi wilayah Kuil Xuankong tidak bisa diakses dan ditinggali oleh sembarang orang, Kuil Xuankong pun jadi tempat yang sunyi dan ideal untuk bermeditasi. Kuil Xuankong dibangun di bagian cekungan tebing yang berada di ketinggian 30 meter berasal dari permukaan tanah di bawahnya. Karena dibangun di bagian cekungan tebing, Kuil Xuankong pun berada didalam posisi yang terlindung berasal dari terpaan hujan dan paparan sinar matahari. Menurut legenda yang banyak diyakini oleh penduduk setempat, Kuil Xuankong dibangun oleh seorang biksu yang bernama Liaoran terhadap th. 491. Sejak didirikan, Kuil Xuankong sudah sebagian kali mengalami perbaikan dan perluasan sampai jadi seperti sekarang.

https://www.inspurrations.com/